Penyebab Rambut Rontok Parah Pada Wanita Dan Cara Mengatasinya

SHARE DAN TAG TEMANMU DI :

Penyebab rambut rontok parah pada pria maupun wanita dapat di sebabkan oleh beberapa faktor. Mulai dari hal sepele yang tidak kita sadari hingga suatu penyakit. Apakah Anda salah satu diantaranya yang kini mengalami masalah rambut yang satu ini? Jika demikian, ada baiknya Anda mengetahui faktor utama penyebab rambut rontok dalam ulasan singkat berikut ini.

Penyebab Rambut Rontok Parah Pada Wanita Dan Cara MengatasinyaRambut merupakan mahkota bagi setiap orang yang harus selalu dijaga kesehatannya, terlebih bagi wanita. Salah perawatan dan penanganan, maka mampu membuat rambut menjadi rusak bahkan rontok. Apabila hal tersebut telah terjadi, maka tentunya harus cepat di tangani agar masalah rambut rontok tersebut segera dapat diatasi.

Karena tahukah Anda? ternyata Manusia bisa mengalami kerontokan 50 hingga 100 helai rambut perhari. Meski agak terdengar menyeramkan namun kerontokan rambut pada umumnya tidak akan menyebabkan penipisan rambut atau kebotakan. Hal tersebut dikarenakan Anda memiliki kurang lebih 100 ribu helai rambut di kepala dan rambut baru baru akan tumbuh pada waktu yang bersaam pada saat rambut mengalami kerontokan.

Penyebab rambut rontok parah pada wanita dan cara mengatasinya

Berikut adalah berbagai faktor penyebab rambut rontok yang dapat terjadi pada pria terlebih wanita.

1. Stres

Segala macam trauma fisik, mulai dari stres berat, kecelakaan, setelah melahirkan, penurunan berat badam secara srastis dam penyakit serius bisa menjadi penyebab rambut rontok berlebihan meski hanya sementara. Nah, adapun untuk cara mengatasi rambut rontok karena stres, Anda bisa menghindari berbagai hal yang bisa membuat Anda stres.

Cobalah untuk selalu berfikir positf yang juga disertai dengan melakukan yoga dan meditasi. Selain dari pada itu, pastikan Anda tidur yang cukup, banyak minum air putih dan mengonsumsi makanan yang kaya akan protein. Nutrisi seperti protein sendiri adalah salah satu hal yang penting untuk pertumbuhan rambut.

2. Faktor Genetik

Rambut rontok akibat keturunan atau faktor genetik juga merupakan salah satu penyebab rambut rontok yang umum terjadi. Gen sendiri bisa diturunkan dari salah satu pihak orang tua, namun Anda akkan memiliki resiko kerontokan rambut yang besar apabila kedua orang tua mengalami masalah kerontokan rambut yang sama. Dan wanita yang mengalami penipisan rambut genetik (androgenetic alopecia) cenderung mengalami penipisan di garis rambut. Meski kondisi ini umumnya akan terjadi disekitar usia 50-60 tahun, namun tidak menutup kemungkinan gejala akan mulai berkembang di usia 20-an.

Meski penyebab yang satu ini cukuh sulit diatasi, namun Anda bisa mencegah kebotakan dengan mengonsumsi suplemen penumbuh rambut meski pada wanita, dosis harus diperkecil. Terdapat dua jenis obat yang bisa digunakan untuk memperbaiki kerontokan rambut. Yakni minoxidil dan finasteride. Namun, sebelum menggunakannya, Sangat penting bagi Anda untuk mengkonsultasikannya terlebih dahulu dengan dokter untuk mendapatkan obat rambut rontok yang sesuai dengan kondisi Anda.

3. Kekurangan protein

Menjalani diet rendah protein diketahui bisa berdampak terhadap kerontokan pada rambut. Protein sendiri merupakan zat pembangun utama, termasuk pada sel rambut. Sehingga asupan protein yang terlalu rendak dapat melemahkan struktur rambut dan juga memperlambat pertumbuhan rambut. Nah, dan jika kamu seorang vegan atau vegetarian, Anda bisa memenuhi kebutuhan protein Anda dari kacang-kacangan seperti almond, tahu dan tempe, hingga beberapa buah dan sayuran tinggi protein. Seperti alpukat, kurma jambu biji, nagka kentang, jamur dan lainnya.

4. Kelebihan vitamin A

Penyebab rambut rontok lainnya yang mengkin belum pernah Anda ketahui sebelumnya adalah kelebihan vitamin A. Menurut American Academy of Dermatology menyebutkan bahwasannya terlalu banyak mengonsumsi suplemen vitamin A atau obat-obatan tertentu bisa memicu kebotakan pada rambut.

Dan jika memang begitu, salah satu cara efektif untuk mengatasinya adalah dengan cara membatasi dan mengurangi asupan vitamin A sampai kembali normal.

5. Terlalu sering memakai pemanas rambut

Menggunakan pemanas rambut baik itu hairdryer dan catokan juga ternyata dapat merusak sifat alami rambut. Terlebih jika suhu yang digunakan terlalu panas. Pasalnya alat tersebut dapat menhilangkan kelembaban alami rambut dan mengurangi kandungan airnya. Dan pada akhirnya rambut rusak, kering, bercabang bahkan rontok. Tak jarang pula penggunaan hairdryer atau catokan rambut yang seterlalu sering dan panas juga bisa membuat rambut sulit untuk kembali tumbuh.

Dan untuk meringankan efek samping dari produk styling rambut tersebut, Anda bisa menggunakan kondisioner saat mandi dan lindungi rambut sebelum di tata menggunakan peralatan panas dengan kondisioner heat-protectant.

6. Terlalu sering mewarnai rambut

Penyebab rambut rontok lainnya juga bisa disebabkan oleh terlalu sering mewarnai rambut. Proses pewarnaan rambut sendiri sama atinya dengan menempelkan bahn-bahan kimia ke rambut. Apabila terlalu sering mrlakukan ini maka dapat membuat rambut menjadui tidak sehinggi kerontokan rambutpun tidak dapat terhindarkan.

7. Kulit kepala yang tidak sehat

Faktor lainnya yang dapat menyebabkan rambut rontok, baik pada pria maupun wanita adalah kulit kepala yahng tidak sehat. Tak jarang kondisi ini dapat memicu peradangan, sehingga menyulitkan rambut untuk tubuh dengan baik Adapaun kondisi kulit krpala yang bisa memocu rambut rontok diantaranya seperti dermatitis seroboik, psoriasis dan infeksi jamur (ketombe).

Jika penyebab rambut rontok yang Anda alami disebabkan oleh infeksi jamur (ketombe), maka Anda bisa menggunakan sampo Antiketombe yang mengandung zat pyrithione, asam salisilat, selenium sulfida, ketoconazole dan tar batubara.

8. Pasca melahirkan

Kerontokan rambut juga sering kali terjadi pada wanita selepas melahirkan. Namun, hal tersebut tidak terjadi secara langsung, melainkan viasanya tiga bulan setelahnya. Hal tersebut terjadi lantaran ada perubahan hormon.

Pada saat hamil, wanita biasanya akan mengalami pergeseran hormon yang membuat rambut dalam fase pertumbuhan. Kmuedian, setelah tubuh pulih dari persalinan rambut beralih ke fase istirahat. Dan pada saat itulah rambut rontok dengan sendirinya. Jika pada umumnya sekitar 100 helai rambut saja yang rontok, maka bisa sekitar 150-200 helai perhari kerontokannya. Dan seiring berjalannya waktu akan normal kembali.

9. Penyakit anemia

Penyebab rambut rontok selanjutnya adalah karena mengalami anemia. Tidak sedikit 1 dari 10 wanita berusia 20-49 tahun mengalami anemia defisiensi zat besi akan cenderung mengalami anemia. Untuk mengatasinya, Anda bisa mengonsumsi suplemen zat besi yang dapat membantu Anda mengatasi anemia. Selain itu, cukupi juga asupan zat besi dari menu makanan sehari-hari. Zat besi sendiri diketahui dalam sayuran berdaun hijau, seperti daun bawang, kacang mede, buah-buahan kering,daging, unggas hingga seral dan pasta yang telah difortifikasi.

10. Gangguan kelenjar tiroid

Selain anemia, penyakit penyebab rambut lainnya adalah lantaran adanya gangguan kelenjar tiroid, seperti hipotiroidisme dan hipertiroidisme. Adapun hipotiroidisme merupakan kondisi dimana kelenjar tiroid tidak bekerja secara optimaluntuk memproduksi hormon metabolisme, pertama pertumbuhan dan perkembangan tubuh.

Sedangkan hipertiroidisme merupakan kondisi medis dimana hormon metabolisme justru berlebih, sehingga menyebabkan jantung berdebar, diare, mudah marah, gugup, kulit terasa lembab, lemah otot dan juga ekspresi mata yang terlihat kaget. Sebaiknya Anda konsultasikan dengan dokter mengenai pengobatan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

Nah itulah berbagai faktor penyebab rambut rontok parah pada pria dan wanita, lengkap dengan cara mengatasinya. Semoga apa yang telah kami sampaikan dapat bermanfaat dan tentunya menjadi referensi yang tepat bagi Anda yang kini tengah mencari informasi yang serupa. Salam sehat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *