Ini Berbagai Efek Samping Operasi Plastik Yang Harus Diwaspadai!

SHARE DAN TAG TEMANMU DI :

Efek samping operasi plastik ternyata tak hanya membuat area yang dioperasi menjadi bengkak. Lebih dari itu, terdapat berbagai efek samping lainnya yang kemungkinan dapat terjadi. Maka dari itu, sebelum Anda melakukan operasi plastik, Anda sebaiknya mempertimbangkan terlebih dahulu berbagai efek sampingnya, yang mana bisa Anda ketahui dengan menyimak ulasan singkat berikut.

efek samping operasi plastik

Operasi plastik kini menjadi sebuah trend di dunia kecantikan, terutama di kalangan para artis. Operasi plastik sendiri dilakukan guna memperbaiki penampilan wajah, baik untuk alasan kecantikan maupun kesehatan. Namun sama halnya seperti prosedur medis lainnya, operasi plastik juga bisa memicu berbagai efek samping juga komplikasi. Meski tidak semua berakhir seperti itu, namun alangkah baiknya jika Anda mengenal berbagai efek samping operasi plastik tersebut sebelum melakukannya.

Berbagai efek samping operasi plastik yang mungkin terjadi dan perlu di waspadai

Pada dasarnya, oran yang telah melakukan operasi plastik pada mulanya akan mengalami pembengkakan, kemerahan atau rasa nyeri pada wajah setelah prosedur selesai. Selain resiko tersebut, kemungkinan efek samping dari anestesi juga dapat muncul. Namun hanya saja efek tersebut akan hilang dengan sendirinya seiring berjalannya waktu. Dan berikut berbagai efek samping oprasi plastik dan komplikasi lainnya yang kemungkinan dapat terjadi.

√ Hasil yang tidak sesuai

Hal ini mungkin menjadi ketakutan terbesar dari setiap pasien yang melakukan operasi plastik. Bukannya mendapatkan wajah yang selama ini diimpikan, malah membuat penampilan Anda menjadi tambah tidak memuaskan.

√ Bekas luka

Jaringan parut merupakan bagiaian dari proses penyembuhan luka operasi. Luka parut sendiri dapat timbul lantaran keruksakan kulit yang cukup signifikan. Sehingga mengubah jaringan normal kulit yang sedang dalam masa pemulihan. Kemunculan jaringan parut sendiri tidak selalu dapat di prediksi. Hanya saja dapat di cegah dengan menjalani pola hidup sehat sebelum ataupun setelah melakukan operasi. Diantaranya tidak merokok, menjaga pola makan serta mengikuti petunjuk pemulihan dari dokter.

√ Terjadi keruksakan pada saraf atau mati rasa

Dalam beberapa kasus, saraf juga dapat rusak atau terputus selama prosedur operasi plastik. Dan pada saat saraf-saraf wajah terklukam, maka hasilnya bisa menjadikan wajah Anda tidak dapat berekspresi araupun mata ptosis (kelopak mata atas turun).

√ Infeksi

Terjadinya resiko infeksi luka setelah operasi plastik dapat dipicu oleh bakteri yang masuk saat atu setelah proses operasi, sehingga menyebabkan luka di bekas sayatan. Hanya saja, peluang infeksi luka operasi sangat kecil, hanya terjadi sebanyak 1-3% dari total kasus.

√ Hematoma

Kondisi ini merupakan kumpulan darah dari luar pembuluh darah. Kondisi ini dapat terjadi setelah operasi, yang membuat area yang dioperasi bergerak dan memar dengan kemunculan kantong darah di bawah kulit. Dan dalam beberapa kasus, masalah ini memiliki kemungkinan besar bisa memicu rasa sakit bahkan menghambat aliran darah di area tersebut. Ahli bedah sendiri dapat memilih untuk mengeluarkan sebagian darah yang terkumpul dengan jarum atau metode lain yang serupa.

√ Nekrosis

Kematian jaringan juga bisa disebabkan oleh operasi ataupun masalah yang timbul setelah prosedur. Dan dalam kebanyakan kasus, resiko nekrosis dari operasi plastik sangat kecil atau bahkan hampir tidak ada.

√ Pendarahan

Seperti halnya prosedur operasi lainnya, pendarahan merupakan efek samping yang kemungkinan dapat terjadi setelah operasi plastik. Pendarahan sendiri bisa menjadi masalah ketika keluar berlebihan, ataupun berlanjut setelah luka seharusnya sembuh.

√ Kematian

Kematian juga diketahui menjadi resiko operasi plastik yang paling karang terjadi. Persentasenya bahkan mungkin kurang dari satu persen. Nmun dalam banyak kasus kematian pasca operasi di picu oleh reaksi alergi terhadap obat anestesi.

Nah itulah berbagai bahaya dan efek samping operasi plastik yang kemungkinan dapat terjadi setelah prosedur dilakukan. Setelah mengetahuinya, Anda bisa mempetimbangkan terlebih dahulu melakukan operasi plastik secara lebih matang. Dan sebaiknya kita lebih percaya diri dengan apa yang kita miliki atas apa yang telah Tuhan anugerahkan kepada kita. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *