Cara Mengatasi Ruam Popok Pada Bayi Yang Tepat Di Rumah

SHARE DAN TAG TEMANMU DI :

Ruam popok sejatinya sering kali terjadi pada bayi khususnya yang memiliki kulit sensitif. Kondisi ini ditandai dengan area penggunaan popok pada pantat bayi terlihat memerah atau mengalami iritasi. Selain itu, tanda lainnya juga berupa kulit bayi yang sedikit bengkak serta hangat pada saat disentuh. Adapun ruam yang terjadi bisa bersifat ringan berupa bintik-bintik merah pada area yang kecil, bisa juga bersifat parah yang ditandai dengan adanya benjolan merah yang menyebar hingga perut bahkan paha bayi.

Cara mengatasi ruam popok pada bayi yang tepat di rumah

mengatasi ruam popok

Pada dasarnya, dibutuhkan kesabaran serta ketekunan dalam mengatasi ruam popok pada bayi. Dan apabila ditangani dengan baik, maka umumnya ruam akan sembuh serta menghilang dalam kurun waktu 3-4 hari. Dan berikut adalah cara mengatasi ruam popok yang tepat, cepat dan bisa dilakukan di rumah.

1. Menjaga kebersihan area popok bayi

Cara mengatasi ruam popok yang pertama ialah menjaga kebersihan dengan sering mengganti popok bayi terlebih setelah buang air besar. Termasuk bangun di malam hari untuk mengganti popoknya.

2. Bilas daerah pantat bayi setiap mengganti popok

Sebaiknya tidak menggunakan tisu yang mengandung alkohol ataupun mengandung wewangian. Cukup gunakan kertas serta air hangat.

3. Tidak menggosok pantat bayi

Sebaiknya tepuk pantat bayi dengan handuk lembut lembut hingga kering. Setelah itu, gunakan salep yang aman untuk kulit bayi yang sudah kering dengan sempurna sebagai pelindung terhadap gesekan popok.

4. Menggunakan popok yang agak longgar

Hal ini bertujuan agar terdapat sirkulasi udara yang lebih baik. Apabaila Anda menggunakan popok sekali pakai, Anda juga bisa mencoba menggantinya dengan merek berbeda. Karena terkadang kulit bayi juga sensitif terhadap kandungan popok dala m merek tertentu.

5. Biarkan pantat anak bebas sesekali

Hanya saja pastikan tempat bermainnya bersih, bebas dari kuman serta dalam ruangan hangat. Selain itu, sesekali biarkan pantat anak terbuka saat dijemur di bawah sinar matahari pagi.

Selain dari pada cara-cara diatas, sebaiknya juga hindari penggunaan detergen yang mengandung wewangian saat mencuci popok kain atau baju bayi. Gunakan air panas dan bilas dua kali sebelum menjemur. Hindari juga penggunaan bedak pada area pantat serta kelamin bayi. Tak hanya berbahaya apabila terhidup. namun juga bisa memperparah ruam popok pada bayi.

Apa penyebab ruam popok pada bayi?

Pada umumnya, ruam popok terjadi tak hanya semata-mata dikarenakan kesalahan dalam penggunaan popol sekali pakai maupun popok kain. Namun, juga bisa disebabkan oleh reaksi alergi terhadap jenis makanan baru hingga iritasi karena pipisnya sendiri. Dan berikut berbagai penyebab ruam popok pada bayi selengkapnya. Diantaranya dalah sebagai berikut:

  • Popok yang lembab. Pemakaian popok yang terlalu lama hingga penuh dan lembab bisa menimbulkan iritasi. Terlebih apabila urin telah bercampur dengan bakteri yang terdapat kotoran didalamnya. Maka dari itu, bayi yang sering buang air besar atau sedang mengalami diare akan lebih rentan mengalami ruam.
  • Terjadinya gesekan atau sensitifitas akan zat kimia. Ruam yang terjadi pada area pantat bayi juga bisa terjadi lantaran kulitnya mengalami gesekan dengan popok yang dikenakan. Terlebih apabila si kecil sangat aktif dan kulitnya sensitif terhadap bahan kimia pada popok sekali pakai, detergen yang digunakan untuk mencuci popok kain ataupun dengan lotion atau bedak yang digunakan.
  • Makanan baru. Saat bayi baru diperkenalkan dengan makanan padat, maka komposisi kotorannya akan berubah. Kandungan asam dalam makanan tertentu, seperti halnya jus buah bisa menyebabkan diare atau meningkatkan frekuensi buang air besar pada bayi.
  • Terjadinya infeksi bakteri atau jamur. Area popok merupakan daerah yang hangat juga lembab, sehingga tak jarang bakteri maupun jamur bisa dengan mudah berkembang. Sehingga apabila saat mengganti popok tidak benar-benar bersih, maka infeksi dapat mudah terjadi dan mengakibatkan ruam.
  • Antibiotik. Bayi yang tengah mengonsumsi antibiotik atau ibu yang menyusui juga bisa terinfeksi jamur. Antibiotik sendiri bisa menyebabkan diare, yang mana juga berkontribusi pada terjadinya ruam popok.

Nah itulah berbagai cara mengatasi ruam popok pada bayi yang tepat dan bisa Anda lakukan di rumah. Apabila berbagai cara diatas tidak memberikan perbaikan kondisi pada si kecil atau rumah popok yang terjadi pada bayi semakin memburuk atau infeksi, yang ditandai dengan adanya luka lecet, munculnya bintil-bintil berisi nanah ataupun seperti luka yang terbuka, maka sebaiknya segera periksakan ke dokter. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *