Ini Bahaya Sering Gonta-Ganti Warna Rambut Yang Perlu Diketahui!

SHARE DAN TAG TEMANMU DI :

Bahaya sering gonta-ganti warna rambut, mungkin tak pernah terbayangkan sebelumnya terlebih oleh para penikmatnya. Padahal perilaku tersebut ternyata dapat menimbulkan beberapa dampak negatif khususnya bagi kesehatan rambut. Nah bagi Anda yang sering mengganti warna rambut dalam waktu yang cukup sering, sebaiknya Andfa simak ulasan singkat berikut.

bahaya sering gonta-ganti warna rambut

Sering kali mengganti warna rambut diyakini mampu membuat tampilan seseorang menjadi baru dan nampak lebih segar. Selain itu, dari highlight hingga warna rambut ombre dengan berbagai jenis teknikpun juga disebut-sebut sebagai tren masa kini. Namun disamping itu, sebaiknya Anda tidak mengabaikan efek samping yang ditimbulkannya. Hal tersebut dikarenakan pewarna rambut sendiri diktahui mengandung banyak sekali bahan kimia yang bisa membahayakan kesehatan apabila digunakan terlalu sering.

Bahkan beberapa jenis kimia didalam pewarna rambut juga tak hanya meresak ke dalam rambut, melainkan juga hingga ke kulit kepala Anda. Partikel pewarna rambut juga bisa dengan mudah terthirup pada saat proses pewarnaan di salon. Dan berikut beberapa diantara bahan kimia yang terkandung didalam pewarna rambut lengkap dengan efek sampingnya bagi kesehatan:

  • Tr batubara : Menimbulkan reaksi alergi.
  • Formaldehid: Karsinogen dan memicu keruksakan janin didalam rahim
  • Para-phenylenediamine (PPD): Memicu reaksi alergi dan sebagai karsinogen (zat penyebab kanker.
  • Timbal asetat: Dapat memicu masalah saraf serius dan sebagai karsinogen (zat penyebab kanker.
  • Hidrogen peroksida: Membuat mata perih seperti tersengat
  • DMDM hydantoin: Memicu masalah pada sistem kekebalan tubuh
  • Amonia: Bersifat racun, korosif dan menyebabkan masalah pernapasan
  • Resorsinol: Mengacaukan hormon tubuh dan berpotensi sebagai karsinogen.

Resiko dan bahaya sering gonta-ganti warna rambut menurut para ahli

Berikut adalah berbagai penuruturan para ahli mengenai bahaya terlalu sering mengganti warna rambut.

Merusak rambut

Salah satu dampak ataupun bahaya langsung dari sering menganti warna rambut adalah merusak rambut. Hal tersebut dikarenakan kandungan kimia di cat atau pewarna rambut mampu membuat rambut menjadi kering dan juga rapuh. Dan sebagai akibatnya, rambut akan mudah opatah, rontok, bercabang serta kering kusam. Maka dari itu, ada baiknya Anda menghindari penggunaan cat rambut dalam jangka waktu yang sering.

Munculnya uban di usia dini

Meski uban biasanya kita dapat temukan pada mereka yang telah lanjut usia, namun kini kita juga juga banyak menemuinya pada mereka yang masih berusia remaja. Adapun salah satu faktor pemicunya ialah lantaran terlalu sering mengganti cat rambut. Di dalam kandungan cat rambut sendiri diketahui mampu menghilangkan pigmentasi ataupun warna asli rambut sehingga rambut berubah warna menjadi putih dan mati.

Memicu masalah hormon

Didalam cat rambut juga diketahui mengandung alkyphenol etoksilat yang mana zat serupa juga ditemukan pada pestisida. Dan apabila zat tersebut masuk ke dalam tubuh manusia, maka bisa menyebabkan masalah di hormon. Dan kemungkinan zat tersebut juga dapat masuk melewati pori-pori kulit kepala sangat besar saat kita memakai pewarna rambut.

Muncul jerawat di kepala

Tak hanya menimbulkan rasa gatal dan ketombe di kepala, terlalu sering mengganti warna rambut juga bisa memicu timbulnya jerawat di kulit kepala. Hal tersebut lantaran kandungan resorcinol didalam pewarna rambut mempengaruhi sistem endokrin, yang menyebabkan keetidak seimbangan hormon.

Irtasi pada mata

Jika cat rambut tak sengaja mengenai mata, maka cat rambut juga dapat berersiko menyebabkan mata mengalami iritasi yang disertai mata terasa perih hingga memerah.

Kelainan pada janin

Bahaya sering gonta-ganti warna rambut selanjutnya adalah terjadinya kelainan pada janin. Pada ibu hamil, zat kimia yang dioleskan pada kulit termasuk kulit kepala sekalipun akan diserap dan masuk ke dalam peredaran darah. Dan hal tersebut bisa membahayakan dan menyeabkan kelainan pada janin.

Meningkatkan resiko kanker

Tahukah Anda? ternyata mewarnai rambut cukup sering juga mampu meningkatkan resiko kanker lho. Menurut sebuah penelitian tahun 2001 yang diterbitkan oleh International Journal of Cancer menyebutkan, bahwasannya wanita yang mewarnai rambutnya dengan pewarna permanen sebulan sekali selama setahun dua kali lebih beresiko terkena kanker kandung kemih. Resiko ini bahkan mampu meningkat hingga tiga kali lipat, apabila Anda menggunakan pewarna rambut permanen selama 15 tahun bahkan lebih.

Nah itulah berbagai bahaya sering conta-ganti warna rambut yang perlu Anda waspadai. Dan apabila Anda ingin tetap mengecat rambut Anda, maka sebagai solusinya cobalah untuk memakai pewarna rambut alami yang lebih aman seperti henna. Selain itu, masih banyak jenis pewarna rambut lainnya yang terbuat dari bahan alami dan organik. Berbagai bahan alami tersebut umumnya tidak mengandung racun seperti yang terdaopat dalam bahn kimia. Semoga penuturan dari kami ini bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *