7 Jenis Makanan Sehat Untuk Tingkatkan Produksi ASI Ibu Menyusui

SHARE DAN TAG TEMANMU DI :

Setiap ibu menyusui pasti mendambakan mampu memberikan ASI secara optimal pada bayi, terlebih ASI eksklusif selama enam bulan pertama. Dan karena itulah, mungkin sebagian ibu bertanya-tanya, adakah jenis makanan yang mungkin mampu membantu melancarkan produksi ASI? dan jawabannya ternyata ada. Ketahui informasi selengkapnya dalam ulasan dari www.bwherbal.com berikut.

Jenis makanan sehat untuk tingkatkan produksi ASI pada ibu menyusui

makanan sehat untuk tingkatkan produksi ASI untuk ibu menyusui

Tak sedikit daripada ibu yang mengeluhkan menmui masalah saat masa myusui. Mulai daripada masalah payudara hingga pasokan ASI kurang lancar. Adapun untuk memperbanyak pasokan ASI pada payudara, tak sedikit para ibu menyusui mungkin megonsumsi aneka ragam jamu maupun obat-obatan yang dipercaya mampu membuat sediaan ASI menjadi melimpah.

Namun sebenarnya, galactogogues atau pelancir ASI juga bisa Anda dapatkan dari berbagai sumber makanan. Dan berikut berbagai jenis makanan pelancar ASI, yang mungkin bisa menjadi varian dalam menu harian Anda.

1. Bayam

Memperbanyak mengonsumsi sayuran saat masa menyusui ternyata memiliki peranan sebagai pelancar serta mampu meningkatkan prosuksi ASI di payudara. Salah satu diantaranya adalah bayam. Bukan tanpa alasan, karena sayuran berdaun hijau gelap ini diketahui memiliki kandungan fitoestrogen yang mana baik sebagai makanan pelancar ASI.

Selain itu, bayam juga sangat baik dikonsumsi oleh wanita yang masih dalam masa pemulihan akibat pendarahan setelah melahirkan. Hal tersebut karena kandungan zat besi dalam bayam mampu membantu melancarkan pembentukan sel darah merah. Didalam bayam juga terkandung berbagai nutrisi lainnya yang baik untuk menunjang kesehatan. Diantaranya seperti sejumlah energi, protein, karbohidrat, asam folat, serat serta aneka vitamin dan mineral.

2. Daun katuk

Selain bayam, daun katuk telah lebih dulu terkenal sebagai sayuran pelancar ASI. Bahkan hal tersebut telah diteliti dan dimuat dalam Indonesian Journal for Health Sciences, yang mana berhasil membuktikan peranan daun katuk dalam melancarkan produksi ASI. dalam penelitian tersebut disebutkan, bahwasannya daun katuk mengandung galactagogue, yang mana memiliki peranan penting sebagai pelancar dan peningkat produksi ASI.

Di sisi lain, daun katuk juga diketahui mengandung senyawa steroid dan folifenol yang mampu memperbanyak hormon prolaktin. Hormon tersebut diketahui mampu meningkatkan produksi ASI pada payudara. Selain itu, daun katuk juga mengandung senyawa bernutrisi dan bergizi lainnya. Diantaranya seperti vitamin A, B dan C, zat besi, kalsium dan lainnya yang mampu berperan dalam meenuhi kebutuhan gizi bayi Anda.

3. Ikan salmon

Makanan laut sumber lemak esensial juga termasuk kedalam salah satu jenis makanan peningkat produksi ASI yang baik dikonsumsi oleh ibu menyusui. Selain asam lemak esensial seperti omega-3, kandungan protein yang terdapat didalam salmon juga memiliki peranan yang tak kalah penting dalam membantu melancarkan dan meningkatkan produksi ASI hingga mampu menunjang pertumbuhan bayi.

Sumber makanan pelancar ASI dari laut ini juga memiliki nilai gizi tinggi guna menjaga fugsi otak, menurunkan resiko penyakit jantung hingga mencegah terjadinya peradangan dalam tubuh. Selain salmon berbagai makanan sumber protein yang tak kala baik untuk melancakan produksi ASI ialah telur, daging tanpa lemak, tahu serta jenis ikan lainnya.

4. Brokoli

Tak hanya daun katuk dan bayam, sayuran lainnya yang termasuk ke dalam makanan pelancar ASI lainnya adalah brokoli. Tak hanya mengandung fitoestrogen, brokoli juga kaya akan asam folat. Jika fitoestrogen merupakan zat gizi yang mampu mencarkan produksi ASI selama menyusui, sedangkan asam folat mampu mendukung perkembangan otak serta sumsum belakang bayi.

Tak hanya berfungsi sebagai pelancar ASI, brokoli juga mampu memenuhi kebutuhan zat gizi hingga membantu bayi bisa lebih banyak mengonsumsi buah-buahan dan sayuran seiring perkembangannya kelak. Hal tersebut karena didalam brokoli juga terkandung zat bergizi lainnya seperti magnesium, folat, kalsium serta jenis vitamin dan mineral lainnya.

5. Kacang almond

Salah satu jenis kacang-kacangan yang menjadi makanan peningkat produksi ASI adalah kacang almond. Didalamnya terkandung banyak sekali zat gizi, telebih kandungan serat, protein juga asam lemak tak jenuh rantai tunggal didalamnya. Selain itu, kacang almon juga diketahui mengandung vitamin D, vitamin E serta beragam jenis vitamin dan mineral lainnya. Bahkan tak hanya dalam bentuk kacang, olahannya seperti susu almond juga dipercaya baik untuk melancarkan ASI.

6. Oatmeal

Jenis biji-bijiannya ini diketahui kaya akan zat gizi yang baik bagi ibu menyusui, seperti salah satunya melancarkan produksi ASI. Hal tersebut lantaran kandungan zat besinya yang begitu tinggi didalamnya. Adapun kadar zat besi rendah sangat berpengaruih terhadap produksi ASI. Selain itu, oatmeal juga diketahui berpotensi membuat tubuh menjadi rileks sehingga mampu merangsang pelepasan hormon oksitoksin, yang merupakan salah satu hormon yang mendukung produksi ASI.

7. Bawang putih

Siapa sangka bumbu dapur yang satu ini juga termasuk ke dalam makanan peningkat produksi ASI. Hanya saja kemungkinan aroma khas dari bawang putih bersiko mempengaruhi rasa alami ASI sebagai makanan utama bayi selama 6 bulan. Meski begitu, Anda bisa menmabhakan bawang putih ke dalam makanan dengan jumlah yang normal. Ada bisa menambahkan bawang putih sebagai bumbu maupun bahan dasar olahan makanan seperti, pasta, saur, daging sapi, ayam maanan laut dan sebagainya.

Nah itulah sederet jenis makanan sehat untuk tingkatkan produksi ASI ibu menyusui. Selain daripada itu, masih banyak lagi jenis makanan linnya yang memiliki fungsi yang sama. Diantaranya seperti kacang arab, biji wijen dan pepaya hijau. Disamping itu, Anda juga memperhatikan konsumsi makanan dan minuman selama masa menyusui. Diantaranya seperti aneka makanan laut yang beresiko mengandung merkuri, makanan berkafen, sayur-sayuran yang mengandung gas serta makanan pedas. Adapun untuk lebih jelasnya Anda, bisa langsung berkonsultasi langsung dengan ahli.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *